Senin, 21 Desember 2009

Menjaga Furniture Antik Agar Awet



Setelah diberikan kiat dan langkah dalam merawat dinding ruangan dan korden, kali perawatannya ditujukan pada furniture. Seperti diketahui, tidak akan ada pemilik rumah yang ingin Furniture Antik kesayanganya rusak termakan usia.

Terlebih lagi, jika furniture antik itu memiliki nilai sejarah dan harganya pun mahal. Salah satu cara agar perabotan antik itu tetap awet, tentu saja dengan melakukan perawatan yang benar dan telaten.

Merawat furniture bekas sejatinya tak jauh berbeda dengan merawat furnitur baru. Lagipula sudah terbukti, kalau furniture antik memiliki masa hidup yang panjang lantaran umumnya terbuat dari kayu jati yang terbukti tahan lama. Meski begitu, perawatan furniture antik tidak bisa sembarangan. Langkah pertama dalam perawatan furniture, pemilik mesti paham dulu bahan dasar perabotan antik itu.

Lalu pilihlah bahan pembersih sesuai bahan dasar furniture tersebut. Tak perlu bingung memilih. Saat ini di pasaran ada banyak produk pembersih furniture dengan peruntukan yang jelas.

Jika terbuat dari kayu, pembersihnya juga khusus untuk furniture kayu. Selain untuk membersihkan furniture dari kotoran, pembersih furniture kayu umumnya juga berfungsi melindungi cat atau pelitur. Bila ingin membeli pembersih kayu, pilih produk perawatan yang aman.

Bila salah beli, bisa-bisa cat atau pelitur furniture antik malah luntur. Hal ini umumnya terjadi pada pembersih furniture yang harganya murah. Bukannya membersihkan atau merawat, pembersih itu justru merusak furniture. Sebab zat kimia yang terkandung dalam produk itu menggunakan campuran, yang bisa melunturkan cat atau pelitur.

Perawatan furniture antik sehari - hari juga mudah, karena hanya perlu mengelap dengan menggunakan kain kering. Fungsinya, untuk membersihkan debu yang menempel di furniture.

Bila furniture antik tersebut memiliki banyak ukuran, pemilik harus lebih cermat membersihkan di bagian sela - sela ukiran. Jangan sampai terlewat, kalau masih kotor basahi lap dengan sedikit air, lalu basuh seluruh permukaan. Setelah itu, tetap gunakan lap kering pada sentuhan terakhir.

Jika perabotan antik terlanjur rusak akibat gerogotan rayap atau patah, pilihlah bahan dasar yang sesuai lalu ganti bagian furniture yang rusak itu. Tak lupa, furniture itu harus segera dipelitur ulang agar tampak seperti furniture baru lagi.

Di samping itu, jangan sampai Furniture Antik terkena sengatan matahari langsung saat menunggu pelitur kering. Pelitur basah yang menempel pada perabot akan membuat inti kayu melepuh, bila tersengat langsung sinar matahari.

berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar