Tampilkan postingan dengan label kerajinan tangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kerajinan tangan. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Juli 2010

Kerajinan Tangan Dari Kaca Pirex Yang Unik

Membuat kerajinan tangan memang harus mempunyai daya imajinasi yang cukup tinggi. Kerajinan tangan atau handicraft umumnya terbuat dari kayu, logam, dan tanah liat. Namun handicraft yang satu ini menggunakan bahan baku kaca, yaitu kaca pyrex. Sebuah karya seni yang sekilas mirip dengan kristal ini, mulai berkembang dan tengah memiliki para pelanggan tetap, baik dari kalangan biasa, artis, maupun pejabat.

Produk yang telah dihasilkan sampai saat ini adalah, beraneka macam company award, souvenir (pengantin/seminar), cenderamata, aksesoris, trophy (bentuk orang, logo company), hiasan interior, kado hadiah dan berbagi macam miniatur hewan.

Sebenarnya, kaca pyrex merupakan bahan dasar daripada alat-alat laboraturium. Akan tetapi, ditangan bapak satu anak ini, kaca pyrex dalam waktu kurang dari 20 menit, dapat disulap menjadi berbagai karya seni dengan aneka jenis dan bentuk yang tentunya mempunyai nilai seni dan harga jual yang tinggi.

Tekhnik pembuatan kerajinan tangan kaca pirex ini, dengan cara di bakar pada suhu tinggi, tepatnya di atas 750 derajat celcius, sehingga bahan baku mudah untuk dibentuk sesuai keinginan. Sifat kaca yang isolator sangat membantu dalam pengerjaan, karena kaca tidak mengahantarkan panas. Lama pengerjaan tergantung dari kesulitan bentuk. “Yang paling rumit biasanya memakan waktu 3 jam lebih

Untuk sebuah karya yang mempunyai nilai seni tinggi, harga produk kaca pyrex ini tergolong cukup murah, mulai dari Rp.15.000 hingga Rp.2.500.00Kualitas karyanya tidak perlu diragukan lagi.

Sumber : surabayamuda.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Minggu, 11 Juli 2010

Kerajinan Tangan Terhadapa Sampah Daur Ulang


Helo sobat pecinta seni dan lingkungan hidup di seluruh dunia, salam kenal dari Nyoman Subandi/Radjaodick seorang Rubbish Artist. Perkenalkan nama saya Nyoman Subandi/Radjaodick dari Ubud Bali. Saya bekerja mendaur ulang sampah menjadi barang-barang seni kerajinan tangan yang fungsional. Seperti seni kerajinan tangan untuk celengan, tempat permen, tempat coin dll. Bahannya semua dari sampah yang saya dapatkan dari pingir jalan, sungai, selokan, tempat pembuangan sampah, dll.

Sampah-sampah tersebut saya olah secara traditional, tanpa zat kimia dan mesin-mesin yang menyebabkan polusi lingkungan. Karena bahan-bahannya terbuat dari sampah maka saya menyebutnya sebagai "Seni Daur Ulang Sampah atau Recycle Rubbish Art" dan saya menobatkan diri menjadi "Rubbish Artist" alias "Seniman Sampah" ha ha ha...julukan yang aneh...?.

Kenapa saya membuat seni kerajinan tangan dari sampah? Karena bahannya melimpah disekitar kita dan gratis tentunya he he he....Disamping itu tujuan utama saya adalah membersihkan lingkungan kita dari sampah-sampah yang mengganggu kelestarian alam kita ini.

Proses pembuatan seni kerajinan tangan dari sampah ini, sempat diambil saat pembuatan film dokumenter tentang lingkungan hidup oleh sebuah yayasan dari Australia yang bergerak di bidang pelestarian lingkungan hidup. Film ini akan diputar di sekolah-sekolah untuk pendidikan lingkungan hidup bagi anak-anak. Awalnya film ini akan diputar untuk pendidikan anak-anak saja tetapi saya sarankan juga agar diputar buat orang dewasa karena menurut pengamatan saya bahwa sebenarnya orang dewasalah (kita-kita ini) yang sering buang sampah sembarangan

Tertarik Dengan Kerajinan Tangan Ini?

Sumber : recyclerubbishart.blogspot.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Selasa, 06 Juli 2010

Membuat Kerajinan Tangan Perak

Banyak orang berpikir bahwa kita bisa memesan kepada tukang kerajinan tangan perak untuk membuat perhiasan yang kita inginkan. Padahal harus diketahui apakah produk tersebut dibuat dengan tangan atau mesin karena ada beberapa produk yang jauh lebih mudah dan efektif jika dibuat dengan menggunakan mesin ataupun dicetak. Dengan mengetahui klasifikasi produk kerajinan perak berdasarkan tehnik pembuatannya maka akan sangat membantu kita ketika ingin memesan atau membuat suatu perhiasan perak. Berikut jenis-jenis kerajinan perak berdasarkan cara pembuatan.

* Perak buatan tangan (Handmade)

* Perak buatan mesin (Machinery)

* Perak cetakan (Casting)

1. Perak Buatan Tangan/Handmade

Kerajinan perak ini murni dibuat dengan tangan , tanpa mengandalkan mesin. Dari proses awal hingga akhir dikerjakan dengan tangan. Kerajinan inilah yang merupakan cikal bakal industri perak di Kotagede Yogyakarta dan bahkan sampai sekarangpun kerajinan perak di Kotagede masih didominasi kerajinan buatan tangan (handmade).

2. Perak Cetakan/Casting

Akhir-akhir ini perak cetakan sering dijadikan alternatif produksi kerajinan perak. Terutama untuk permintaan produk dengan kuantitas besar dan waktu yang terbatas.Sebenarnya sistem pembuatan perak cetak/casting ini ada beberapa tehnik. Dari yang menggunakan peralatan sederhana sampai penggunaan mesin casting sentrifugal yang lumayan mahal harganya. Dan biasanya produk perhiasan yang ada di pasaran dibuat denganmesin casting sentrifugal.

3. Perak buatan Mesin/Machinery

Kerajinan perak dengan sistem produksi mesin juga merupakan sistem produksi massal seperti casting. Hanya saja di sini digunakan mesin sebagai ganti mesin casting.Produk-produk yang dibuat dengan mesin biasanya adalah kalung dan gelang rantai. Sama halnya dengan mesin casting, mesin pembuat perhiasan ini harganya juga cukup mahal. Di Indonesia kerajinan tangan perak yang dibuat dengan mesin banyak berasal dari Jawa Timur.

Sumber: mybross.blogspot.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Jumat, 11 September 2009

Pameran 100 Penutup Kepala Langka Khas Indonesia

Sekitar 100 penutup kepala yang kini terbilang langka yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia segera dipamerkan untuk umum.

"Ada sekitar 100 penutup kepala langka dari daerah-daerah akan dipamerkan bahkan ada beberapa yang sudah punah akan turut ditampilkan," kata Ketua Umum Himpunan Wastraprema (Himpunan Pecinta Kain Adati Indonesia), Adiati Arifin Siregar, di Jakarta.

Pihaknya yang merupakan Himpunan Pecinta Kain Adati Indonesia (Wastraprema) akan menyelenggarakan pameran langka yang baru pertama kali digelar di Indonesia bertajuk Pameran Seni Tutup Kepala Nusantara beserta ragam hiasnya dari berbagai daerah di Indonesia pada medio April mendatang di JCC Jakarta.

Pameran unik tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian Wastraprema terhadap seni tutup kepala yang kini nyaris punah padahal merupakan salah satu warisan leluhur yang tidak ternilai harganya.

Sementara itu Ketua Penyelenggara Pameran, Hj. Noes Moeljanto Djojomartono, mengatakan, pihaknya prihatin dengan kondisi saat ini di mana tutup kepala adati sudah semakin dilupakan dan ditinggalkan bahkan banyak generasi muda yang sudah tidak mengenalnya.

"Banyak pula di sanggar-sanggar busana, tutup kepala adati sudah dicampuradukkan keasliannya sehingga makin tidak karuan," katanya.

Pihaknya bertekad menyajikan keaslian seni tutup kepala kepada khalayak melalui pameran itu.

"Ini kami kembalikan kepada masyarakat termasuk para desainer agar penggunaannya jangan sembarangan sebab semuanya ada falsafahnya," katanya.

Sejumlah penutup kepala adat yang akan dipamerkan merupakan Barang Langka yang tidak jarang terbuat dari emas asli. Bahkan ada beberapa yang sudah dinyatakan punah seperti tutup kepala asal Nias, Melawai, dan Tanimbar.

Selain itu ada penutup kepala asal Sumatera Barat Pariaman bernama Saluang berbahan kain songket milik kolektor Atitje Aryman. Dipamerkan pula topi toraja dari Sulawesi Selatan berbahan serat daun lontar milik Anjungan Sulawesi Selatan TMII.

Dari Minangkabau dipamerikan penutup kepala bernama saluak deta batimbo kayu berbahan kayu yang ***kir milik kolektor Nian Djoemina.

Sementara dari Kalimantan Timur disajikan kostum & (Jual Properti) topi wanita dayak kenyah berbahan manik-manik dan taring binatang milik Museum Purna Bhakti Pertiwi.

Pameran juga menyajikan tutup kepala asal Lampung bernama siger pepaduan dari tulang bawang berbahan logam sepuh emas milik kolektor Ade Krishna Raga. Ada pula dari Kerinci Jambi ikat kepala wanita dari beludru hitam milik Museum Purna Bhati Pertiwi.

Selain itu ada ikat kepala pria untuk upacara yang terbuat dari logam berasal dari Timor milik kolektor Caecil Papadimitrou, tutup kepala penari arja dari Bali yang terbuat dari lempeng logam dan kertas emas, dan songkok manggalayuda yang terbuat dari beludru hitam dan sulam benang emas dari Yogyakarta Pakualaman milik Puro Pakualaman.

"Soal keamanan kami sudah menyiapkan jasa securicor yang menjaga barang-barang tersebut 24 jam nonstop," kata Noes.

vibizdaily.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang