Tampilkan postingan dengan label belanja baju. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label belanja baju. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Desember 2009

Tips Menghemat Pengeluaran Untuk Busana



Bagi sebagian wanita, membeli baju baru merupakan jadwal yang tak bisa ditunda. Bahkan, seringkali tanpa sadar, pengeluaran untuk membeli baju baru menjadi tak terkontrol karena banyaknya busana diincar. Nah, untuk menghindari boros dalam hal berbelanja busana, ada beberapa kiat yang bisa Anda coba.

1. Hindari belanja saat sedang emosi atau stres. Kadangkala, belanja menjadi ajang penyaluran stres. Hati-hati, jika keuangan sedang tidak memungkinkan, bukan stres yang hilang, melainkan stes semakin bertambah.

2. Sebelum membeli baju, ada baiknya buka kembali koleksi busana yang telah Anda miliki, agar Anda terhindar dari penumpukan model baju atau warna yang sama. Dengan begitu, Anda dapat membeli busana yang benar-benar sedang dibutuhkan.

3. Jangan tergiur dengan iming-iming sale atau
diskon harga. Harga murah belum tentu kualitasnya bagus. Jadi, cek kembali jahitan, cutting atau bahan baju yang dibeli dan pastikan baju tersebut benar-benar nyaman dikenakan.

4. Koleksilah busana dasar seperti aneka blus, rok, celana atau terusan berwarna dasar tanpa banyak motif. Miliki juga kardigan atau jaket untuk memperbanyak variasi padu-padan.

6. Ketahuilah selera dan gaya berbusana Anda, agar Anda tidak menjadi korban mode yang berlebihan.

5. Kreatiflah bermain dengan aksesoris
diskon harga sehingga penampilan Anda tak membosankan.



http://tabloidnova.com

Senin, 19 Oktober 2009

Tips Membeli Pakaian Vintage



Zaman sekarang setiap orang berlomba-lomba untuk tampil berbeda, dan busana pakaian vintage bisa jadi pilihan untuk bergaya bagi mereka yang suka gaya jadul. Ditambah lagi, pakaian vintage, juga bisa dijadikan investasi. Sifat baju vintage yang klasik dan memiliki gaya tersendiri membuat si pemakai terlihat stylish kapan pun, di masa apa pun.
Sifat busana pakaian dan busana wanita vintage juga dipengaruhi setiap dekade tahun yang memiliki gayanya tersendiri. Misal, pada tahun '50-an gaya little black dress yang dipopulerkan oleh Audrey Hepburn bisa dikenakan kapan saja, oleh wanita dengan bentuk tubuh apa pun. Atau tahun '70-an dengan gaun diskonya. Jadi, mengapa tidak mulai membeli pakaian vintage sesekali?
Kala membeli pakaian vintage, selalu utamakan kualitas. Hanya karena pakaian tersebut mengambil potongan gaya tahun '50-an, tak berarti kualitasnya menurun. busana wanita vintage sebaiknya memiliki sisi estetika tertentu sehingga membuat Anda bisa tampil unik. Jika Anda mau memastikan pakaian yang Anda beli bisa tahan lama, belilah pakaian vintage yang terbuat dari bahan katun. Ia akan terlihat lebih mahal, sekaligus tahan lama. Ketika akan membeli pakaian vintage atau pakaian bekas, carilah yang potongan dan warnanya klasik, supaya bisa dikenakan dari tahun ke tahun.

Saat membeli pakaian vintage asli (pakaian yang memang sudah lama), sisihkan waktu Anda untuk benar-benar memperhatikan barangnya. Perhatikan ukurannya, karena ukuran di zaman itu tidak sama dengan ukuran tubuh zaman sekarang. Jangan lupa untuk mencari kerusakan, misal noda di bagian ketiak. Untuk bahan kulit, coba endus sedikit baunya. Pasalnya, ada beberapa pakaian vintage yang menyisakan bau rokok mantan pemakainya.
Bau-bau semacam ini tidak bisa dihilangkan. Cek juga otentisitas pakaian tersebut. Pakaian vintage seharusnya menggunakan risleting atau kancing dari metal, bukan yang dari plastik. Ambil waktu seperlunya untuk mencek pakaian vintage, dan pastikan Anda benar-benar menyukai barang tersebut. Kalau tidak, barang itu hanya akan tersimpan di lemari Anda bertahun-tahun.

Perlu diingat, karena biasanya pakaian wanita vintage sangat langka dan sudah tidak lagi diproduksi, maka ada kemungkinan pakaian itu hanya satu-satunya. Jadi, supaya tidak sakit hati, siapkan hati untuk tidak terlalu “jatuh cinta” terhadap satu busana. Jangan memaksakan diri untuk membeli baju vintage yang lucu sekali itu hanya karena tinggal 1 padahal banyak celanya. Karena, nantinya hanya akan tergantung begitu saja di lemari Anda jika kondisinya tak prima.
Tempat terbaik untuk mencari pakaian wanita vintage adalah butik desainer yang khusus menjual pakaian vintage. Selain itu, gelaran garage sale juga bisa jadi tempat menarik untuk berburu “harta karun” di antara tumpukan baju lainnya.




http://female.kompas.com

Senin, 07 September 2009

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Belanja Pakaian

Ada satu masalah yang kerap kita hadapi saat hendak berangkat kerja. Setelah mengaduk-aduk lemari pakaian sekian lama, akhirnya kita mengeluh, "Aduh, saya tak punya baju yang layak dipakai!" Hal ini membuat pasangan Anda membelalak. Habis, koleksi pakaian Anda justru mendominasi isi lemari pakaian.

Kebiasaan berbelanja yang menggebu-gebu ini tampaknya akibat Anda latah terhadap situasi di sekeliling Anda. Baik belanja di toko biasa maupun
pakaian online. Anda ikut-ikutan kalap saat ada midnight sale, meskipun tidak benar-benar membutuhkan pakaian yang Anda lihat di sana. Setiap akhir minggu Anda punya acara rutin bersama teman-teman wanita: ke mal. Anda tak lagi sekadar menghadiri acara ini untuk bertemu teman-teman, tetapi juga belanja ini-itu yang tak perlu. Atau mungkin niatnya hanya membeli hadiah bayi tapi malah memborong hadiah untuk sendiri.


Perhatikan, apakah Anda pernah melakukan hal-hal di bawah ini:


1. Stok pakaian yang sesuai ukuran Anda tak ada lagi, lalu Anda memaksa membelinya sambil berjanji: "Saya akan berdiet supaya celana jeans ini lebih nyaman di pinggul saya." Sayang, motivasi untuk membeli pakaian itu lebih kuat daripada motivasi untuk berdiet. Akhirnya, jeans Anda simpan saja di tumpukan paling bawah supaya tidak membuat Anda merasa bersalah saat melihatnya.


2. Anda membeli sesuatu hanya karena harganya sudah didiskon, padahal Anda tak begitu menginginkannya. Mumpung murah, saya tak akan rugi-rugi amat membeli sepatu tersebut. Apalagi kalau melihat
baju impor yang didiskon, Anda seolah-olah selalu ingin membelinya.


3. Anda terdorong untuk membeli sebuah atasan karena takut atasan tersebut keburu dibeli orang lain. Padahal ada alasan mengapa tak seorang pun membelinya: atasan itu tak begitu nyaman dipakai.


4. Pencil skirt sedang ngetren saat ini, jadi saya juga harus memilikinya. Kemudian, Anda tidak pede memakainya karena tidak cocok untuk bentuk tubuh Anda.


5. Anda membeli sebuah t-shirt tanpa mencobanya, karena yakin akan pas di badan. Ternyata, bahannya menonjolkan lemak-lemak di sekujur pinggang. Itulah mengapa department store menyediakan fitting room!


www.kompas.com


Dukung Kampanye
Stop Dreaming Start Action Sekarang