Tampilkan postingan dengan label baju batik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label baju batik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Juli 2010

Baju Batik Tulis Kampung Laweyan

Dulu Kampung Laweyan merupakan sentra industri kain tenun dan bahan pakaian yang sering disebut Lawe. Kampoeng Laweyan sudah ada sebelum masa pemerintahan Kraton Pajang pada abad 15 M.

Pada tahun 1546 M Kyai Ageng Henis bermukim di desa Laweyan. Beliau merupakan bangsawan keturunan Prabu Brawijaya V. Selain menyebarkan agama Islam di Laweyan, Kyai Ageng Henis juga mengajarkan teknik pembuatan baju Batik Tulis yang merupakan tradisi leluhur dari kalangan istana.

Batik Tulis adalah suatu teknik melukis di atas kain dengan menggunakan berbagai peralatan seperti canthing (alat untuk mengoleskan malam pada kain), gawangan (rangka bambu untuk membentangkan kain), wajan (tempat untuk mencairkan malam), anglo (tempat pengapian arang), tepas (kipas), kain pelindung, saringan malam dan dingklik (tempat duduk).Pada waktu itu bahan pewarna yang digunakan berasal dari pohon tinggi, mengkudu, soga, dan nila. Sedangkan untuk bahan soda memakai soda abu dan bahan garam dari lumpur. Karena semua bahan tersebut berasal dari alam, maka tidak menimbulkan polusi pada lingkungannya.

Proses pembuatan batik tulis meliputi beberapa tahapan seperti mola (membuat pola), ngiseni (mengisi bagian yang sudah dibuat polanya), nerusi (membatik pada sisi sebaliknya), nemboki (menutup bagian kain yang tidak akan diwarnai), mbiriki (proses penghalusan tembokan), pewarnaan, nglorot (merebus kain agar malamnya larut / lepas) dan mbabari.Karena proses yang panjang dan sangat membutuhkan keahlian dari pembatik, maka batik tulis dijual dengan harga yang mahal. Batik tulis tergolong sebagai Batik Halus (nomor satu). Batik tulis dari kain sutera merupakan batik termahal dan diproduksi dalam jumlah terbatas. Baju Batik ini dibuat untuk memenuhi permintaan pasar segmen menengah ke atas dan untuk keperluan ekspor.

Sumber : kampoenglaweyan.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Minggu, 04 Juli 2010

Kreasi Baju Batik Modern

Salah satu produsen batik gaul yang cukup populer adalah Batik Medogh, yang menjual produk batiknya dengan sistem online di internet. Menurut Satrio dari Batik Medogh, desain untuk anak muda mudah diaplikasikan pada jenis-jenis pakaian yang memang identik dengan anak muda seperti jaket, sweater, atau T-shirt. Jenis-jenis pakaian tersebut kemudian dikombinasikan dengan berbagai motif batik, baik motif klasik maupun motif kontemporer.

Masih menurut Satrio, tantangan membuat batik gaul adalah memadukan warna-warna cerah ala anak muda dengan warna motif-motif batik tertentu. Dalam hal ini, permainan warna menjadi kunci untuk menghasilkan blouse dan longdress yang cantik, atau jaket dan T-shirt yang modis.Tentu saja, batik Medogh selalu up date dan mengikuti trend mode yang sedang in, tambah Ayu Kinanti yang lebih banyak bercerita tentang desain. Menurut Ayu, desain klasik seperti kawung pun dapat berkombinasi mesra dengan jaket keren anak muda yang berwarna cerah. Selain itu, desain busana juga disesuaikan untuk mode anak muda, remaja, kuliahan, atau untuk kerja kantoran.

Selama ini hampir semua jenis produk Batik Medogh laku di pasaran, bahkan beberapa jenis jaket terjual habis. Ini membuktikan bahwa niat Batik Medogh untuk mengajak anak-anak muda memakai batik yang keren dan modis mulai terlihat. Sesuai motto mereka, Inspiring Young Batik, Batik Medogh juga mengajak anak muda untuk lebih mencintai batik,karena batik tidak hanya sekdar busana atau pakaian tetapi juga merupakan suatu tradisi khas bangsa Indonesia.

Di tangan Batik Medogh, batik tidak hanya pas digunakan untuk kuliah atau kerja, tetapi juga menjadi pakaian casual yang sangat oke untuk nongkrong, hang out, atau untuk sekedar jalan-jalan. Produk baju batik Medogh sendiri telah dimiliki banyak orang di berbagai kota di Indonesia, bahkan beberapa produk telah merambah Singapura dan Malaysia.

OK.guys tunggu apalagi. Saatnya bagi kamu untuk tampil bergaya dan lebih modis dengan batik gaul, batik fungky. Tampil keren sekaligus mencintai tradisi

Sumber : jogjaenglish.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Senin, 26 Oktober 2009

Model Baju Batik, Tren Anak Muda Sesaat?




Akhir-akhir ini, kalau saya perhatikan, pakaian bercorak Model Batik sedang populer di kalangan wanita, terutama remaja untuk model baju sehari-hari. Sebelumnya, model baju batik lebih sering digunakan hanya untuk acara-acara resmi. Munculnya trend baju model batik seperti ini menimbulkan 2 pertanyaan dalam benak saya; apakah ini bentuk sikap kecintaan mereka terhadap hasil karya tradisional Indonesia atau justru ini bentuk reaksi kemarahan mereka karena ada negara tetangga yang mengklaim model batik sebagai milik mereka?

Saya baru menyadari betapa maraknya pakaian model batik modern beberapa minggu yang lalu, ketika ibu saya, yang pedagang busana batik , menawarkan pakaian model batik dagangannya untuk saya pakai sehari-hari. Tidak biasanya, saya tidak menolak. Saya malah dengan senang hati menerimanya. Entah karena memang model batik nya yang bagus sehingga saya ingin memakainya, atau entah karena tanpa saya sadari pakaian model batik sudah mulai marak di kalangan remaja putri sehingga saya ingin mengikuti trend. Namun, apapun alasannya, saya mulai memakai model baju batik sebagai pakaian sehari-hari di saat baju batik mulai menjadi trend.

Saya pikir, mungkin alasan orang-orang mulai gemar memakai batik modern karena mereka memang menyukainya sebagai karya bangsa. Terlebih lagi memang akhir-akhir ini model batik yang ditawarkan bisa dibilang up to date.

Ternyata menurut paman saya yang merupakan pengusaha dan pen jual batik , yang juga baru akhir-akhir ini memproduksi batik berdesain up to date, alasan para pen jual batik online melakukan ini semua adalah atas dasar kejengkelan mereka terhadap Negara tetangga yang tiba-tiba mengklaim model batik sebagai milik mereka. Mereka sebagai pen jual batik modern penerus budaya batik Indonesia merasa sangat tersinggung dan tidak dihargai. Susah-susah mempertahankan keberadaan batik di Indonesia , tiba-tiba batik diaku Negara tetangga. Maka dari itu, untuk membuktikan bahwa batik milik Indonesia , mereka pun membuat pakaian mdel batik yang berdesain modern untuk dipakai sehari-hari, sehingga masyarakat dapat sering memakainya.

Di satu sisi, hal itu terdengar menyenangkan, karena menunjukkan betapa para produsen itu berusaha kuat untuk membuktikan batik adalah milik Indonesia . Namun ada nada ironi juga di sana , karena menunjukkan bahwa kita baru bisa mempertahankan model batik sebagai milik bangsa setelah ada yang menyerang dengan memperebutkan pengakuan kepemilikan batik.

Jika ternyata maraknya pakaian batik sehari-hari adalah reaksi emosi sesaat terhadap Negara tetangga, mungkin saja ini akan menjadi trend sesaat. Ketika situasi meredam, mungkin saja orang-orang akan mulai meninggalkannya dan terbuai dengan keadaan aman bahwa kita sudah berhasil membuktikan bahwa model batik adalah milik bangsa Indonesia. Hal ini tentu saja akan makin menimbulkan ironi, karena menunjukkan kecintaan yang begitu dangkal terhadap karya bangsa. Kecintaan hanya muncul sebagai reaksi emosional atas serangan bangsa lain.

Saya hanya bisa berharap pembuktian kecintaan masyarakat pakaian batik saat ini tidak akan mereda begitu saja ketika serangan dari Negara tetangga ikut mereda. Semoga trend model batik ini tidak seperti trend mode yang tiap setahun sekali ditinggalkan dan dilupakan begitu saja, kemudian diganti dengn trend baru lagi.

nadsky.blogspot.com